Minggu, 03 Maret 2013

RENUNGAN

Assalamu'alaikum Wr. Wb

 
TANDA-TANDA BAHAGIA MENGIKUT KONSEP ISLAM  
1.Menjauhkan diri daripada urusan-urusan dunia yang tak penting dan orang yang cinta kepada akhirat
   --berlaku adil ( meletakkan sesuatu pada tempatnya)
   --mencintai akhirat melebihi mencintai dunia 
2.Kuat kemahuan kepada ibadah dan membaca Al-Qur’an
3.Orang yang sedkit bercakap dan banyak bekerja
4.Orang yang sentiasa menjaga solat fardhu 5 kali sehari
5.Orang yang menjaga diri daripada perkara-perkara yang haram dan syubhat
6.Orang yang bersahabat dengan orang yang soleh
7.Tawaddhu’(rendah diri), tidak takbur dan tidak sombong
8.Bersifat dermawan lagi mulia
9.Belas kasihan kepada makhluk Allah yang lain
10. Bermanfaat kepada orang lain
11. Orang yang sentiasa mengingati mati     

PENYAKIT HATI  
Tanda-tanda penyakit hati:
      1.  Tidak minat belajar
      2.  Cinta kepada dunia melebihi segala-segalanya (berjuang bersungguh-sungguh untuk mencapai segala tujuan di  dunia
      3.  Malas beribadat
      4.  Gemar/seronok untuk buat maksiat
      5.  Suka dipuji-puji dan bermegah-megah
            "Tidak akan masuk syurga seseorang itu jika terdapat perasaan bangga dalam diri  walaupun hanya sebesar biji sawi” ---Hadis Nabi---
      6.  Tidak suka kepada kebajikan
      Cara merawat hati:
      1.  Banyakkan berbuat ibadat
      2.  Banyakkan berzikir dapat membersihkan hati
            “Janganlah kamu mengikut orang yang telah Kami lalaikan dan mengikut nafsu”
              ---Surah Al-Kahfi 28---
      3.  Melakukan Qiamullail
      4.  Banyakkan berpuasa
5.  Mancari sumber rezeki yang halal
       

15 AZAB BAGI ORANG YANG MENINGGALKAN SOLAT

6 azab di dunia:
         1.  Dihilangkan keberkatan umurnya
         2.  Terhapus tanda-tanda orang soleh dari wajahnya
         3.  Segala amalannya tidak dikurniakan pahala
         4.  Doanya tidak dimakbulkan oleh Allah
         5.  Tiada doa daripada para solehin untuknya
         6.  Keluar roh daripada jasadnya tanpa iman
3 azab ketika hampir mati:
         1.  Kematiannya penuh kehinaan
         2.  Kematiannya di dalam kelaparan yang amat hebat
         3.  Kematiannya di dalam kehausan yang amat dahsyat
      3 azab ketika di dalam kubur
         1   Kubur menghimpitnya sehingga berselisih tulang rusuknya
         2.  Dinyalakan api di dalam kuburnya, lalu dia dibalik-balikkan di atas api tersebut
         3   Datanglah seekor ular bernama Syujja’ul Aqra’, suaranya laksana petir, ia berkata “Hai manusia!Sesungguhnya  aku diperintahkan menyiksa
              kamu dari Zohor hingga Asar kerana kamu meninggalkan fardhu Zohor, dari Asar hingga Maghrib kerana kamu meninggalkan fardhu Asar”,  
              begitulah seterusnya dan azab ini berkekalan sehingga hari Qiamat.
3 azab ketika bertemu Allah s.w.t:
   1.  Datanglah Malaikat dengan rantai sepanjang 70 hasta lalu membelenggu lehernya dan disumbat ke dalam mulutnya  kemudian disentap keluar 
        rantai itu melalui duburnya, lalu diseret ke Neraka Saqar.
         2.  Tiada rahmat Allah dan tiada keampunan untuknya
         3.  Baginya azab yang amat pedih
               Nauzubillahiminzalik….


12 GOLONGAN DI HARI AKHIRAT

Firman Allah swt dalam surah al-Naba ayat 18:- "Yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok." Adalah diriwayatkan bahawa ayat yang tersebut diatas pernah ditanyakan oleh Saidina Muaz bin Jabal, katanya, "Ya Rasulullah, apa maksudnya ayat ini?" Maka Rasulullah saw menangis sebelum menjawab soalan tersebut kerana inilah yang selalu dibimbangkan oleh baginda. Lalu baginda menjawab: "Ya Muaz, umatku kelak apabila bangkit dari kubur akan menjadi 12 golongan. Sebanyak 11 golongan akan memasuki neraka dan hanya 1 golongan sahaja yang akan memasuki syurga. Adapun 11 golongan yang memasuki neraka adalah seperti berikut:- 
        1.Mereka yang tidak mempunyai kaki dan tangan. Ini adalah kerana mereka suka menyakiti hati jiran tetangga. 
        2.Mereka yang menyerupai babi. Ini adalah balasan bagi orang yang suka melengah-lengahkan solat lima waktu. 
        3.Mereka yang perutnya besar seperti gunung dan dipenuhi dengan ular dan kala. Inilah balasan bagi mereka yang 
           enggan mengeluarkan zakat. 
        4.Mereka yang keluar darah dari mulutnya. Inilah balasan mereka yang berdusta. 
        5.Mereka yang berbau busuk seluruh badannya. Ini adalah balasan mereka yang mengaut keuntungan dalam jual  beli  atas penipuan. 
        6.Mereka yang dicincang-cincang pada tengkuk dan bahu. Ini adalah balasan mereka yang menyaksikan maksiat atau  perbuatan jahat.
        7.Mereka yang keluar dengan tidak berlidah dan keluar nanah dan darah dari mulut. Ini balasan mereka yang tidak   mahu menyaksikan  
           kebenaran. 
        8.Mereka yang keluar dalam keadaan terbalik iaitu kepala dibawah dan kakinya keatas. Ini adalah balasan mereka yang berzina serta  mati      sebelum bertaubat. 
        9.Mereka yang berwajah hitam, bermata biru dan perutnya penuh api. Ini balasan mereka yang memakan harta anak  yatim secara  zalim. 
       10.Mereka yang kulitnya penuh kudis dan penyakit2 lain yang menjijikan. Ini adalah balasan mereka yang berani  melawan kedua ibu  bapanya. 
       11.Meraka yang buta matanya dan hatinya, giginya seperti tanduk, bibirnya berjuntai hingga keperut, dari perut dan  pehanya keluar  kotoran. Ini  adalah balasan mereka minum minuman keras. 
Dan satu golongan yang masuk ke syurga ialah: 
       12.Mereka yang wajahnya bagaikan bulan purnama, berjalan di atas titian Mustaqim laksana kilat. Ini balasan orang  yang beramal salih dan 
            menjauhi maksiat serta mendirikan solat lima waktu dan mati dalam keadaan bertaubat."
  


Wassalamu'alaikum Wr. Wb


Seumber: http://stringer-jp.tripod.com/renungan1_main.htm
 
 

Niat dan Keinginan itu Beda, Lho...!

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Sejauh ini kita hanya bisa  menganggap niat merupakan sebuah hal yang remeh, padahal peran serta niat tidak dapat kita anak tirikan dalam kehidupan kita. Pertanyaannya, dapatkah kita membedakan antara niat dengan keinginan.... ???
Satu pertanyaan sederhana yang dapat mengubah kehidupan kita. Tak terfikirkan sebelumnya kan.... ??? nah... pada kali  ini marilah kita membahas bersama mengenai niat serta peran sertanya dalam kehidupan kita.
  1. Tempat bersemayamnya niat
Sama halnya seperti manusia, niat juga mempunyai tempat bersemayam khusus dalam tubuh manusia. Tempat bersemayam niat adalah hati. Hati merupakan sekumpulan daging yang berukuran kurang lebih segenggaman tangan manusia. Meskipun ukurannya yang tidak begitu besar, peran hati tidak dapat diremehkan  karena hati merupakan tempat berkumpulnya semua bisikan- bisikan manusia.
Allah sengaja menciptakan  hati sebagai perangkat bersemayamnya niat dan di dalam hati ada satu  makhluk yang bersemayam yaitu syaitan. Allah menciptakan syaitan tidak lain dengan tujuan untuk menggoda manusia agar manusia tidak lulus ujian dalam menggapai surga yang tertinggi.
Pada pembahasan tentang syaitan, saya sengaja tidak menuliskan pada pembahasan tentang niat karena saya khawatir pembahasan tentang niat akan meluas dan tidak bisa meruncing pembahasannya. Dalam hal ini saya sengaja menuliskan rubrik khusus  mengenai syaitan dan makhluk ghaib lainnya.
 Kembali ke materi tentang niat. Dalam pembahasan tentang hati tidak akan lepas dari hadits nabi yang sangat kompleks membahas tentang hati dan peran sertanya yang berhubungan dengan niat.
Adapun  hadits nabi SAW. Yang berhubungan dengan penjelasan di atas  yang artinya adalah sebagai berikut :
“dalam  tubuh manusia ada segumpal darah (daging), apabila segumpal darah tersebut baik, maka baiklah seluruh anggota tubuh. Dan apabila segumpal daging tersebut jelek, maka akan buruklah seluruh anggota tubuh, segumpal daging tersebut adalah hati ”.
Hati ibarat raja. Bayangkan saja bila mana seorang raja yang memimpin suatu kerajaan merupakan raja yang  dholim, maka akan menyengsarakan masyarakatnya serta menyesatkannya dalam kegelapan. Berbeda dengan raja yang bijaksana, maka ia akan selalu mengayomi dan menuntun masyarakatnya ke jalan yang benar dan diriloi Allah SWT.
Maka dari itu, peran serta hati sebagai perangkat bersemayamnya niat tidak dapat kita abaikan begitu saja. Dalam hal ini penulis juga akan menuliskan tentang hal- hal yang dapat mempengaruhi kesehatan hati (rohaniah).
  1. Pengaruh makanan terhadap hati (rohaniah).
Makanan merupakan salah satu pemicu agar organ- organ tubuh dapat bekerja secara maksimal Begitu juga peran serta makanan terhadap keadaan hati. dalam ilmu tasawuf dijelaskan bahwasanya makanan yang halal dapat mempengaruhi keadaan hati (rohaniah), sama halnya dengan makanan yang haram.
Oleh karena itu Allah SWT. Memerintahkan umat islam agar memakan makanan yang halal yang kemudian Allah memerintahkan umat islam beramal sholeh. Dalam hal ini ada salah satu ayat Al- qur’an yang berhubungan dengan  Pengaruh makanan terhadap hati (rohaniah) yang artinya :
“makanlah kalian semua makanan yang baik (halal) dan beramallah sholeh kalian semua”.
Pertanyaannya… kenapa dalam ayat tersebut Allah memerintahkan memakan makanan yang halal kemudian disusul dengan perintah beramal yang sholeh… ???
Jawabannya adalah tidak dapat dipungkiri bahwasanya makanan merupakan sumber kekuatan manusia. Bilamana makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia itu berasal dari makanan yang halal, maka hati juga tumbuh dari bibit yang halal dan menjadi hati yang dapat menerima nur ilahiyah dengan mudah.
Begitu juga sebaliknya, bilamana makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia itu berasal dari makanan yang haram, maka hati juga tumbuh dari bibit yang haram dan menjadi hati yang sulit menerima nur ilahiyah.
Hati merupakan kendaraan bagi niat. bilamana sebuah kendaraan yang kita tumpangi itu kendaraan tidak dapat berjalan dengan baik, maka kita juga tidak akan dapat menikmati perjalanan menuju ke tempat yang kita harapkan.
Berbeda bilamana kendaraan yang kita tumpangi itu kendaraan yang dapat berjalan dengan baik, maka kita juga akan dapat menikmati perjalanan menuju ke tempat yang kita harapkan.
Itulah gambaran hati kita. Apabila hati kita terpasoki oleh makanan dari hasil kerja halal, maka hati kita akan dapat bekerja dengan baik serta niat kita juga menjadi baik dan kita juga akan dapat menuju surga yang kita harapkan selama ini. Begitu juga sebaliknya.
C.     Perbedaan niat dengan keinginan.
Marilah kita sejenak berfikir. Apakah sama antara niat dengan keinginan… ??? tentu tidak sama kan… ???.
Selama ini kita dalam kebingungan mengenai niat dan keinginan. Apakah sama ?
Jelas niat dan keinginan berbeda jauh. Maka dari itu Saya akan memberikan gambaran mengenai perbedaan  antara niat dengan keinginan.
nah… maka dari itu marilah kita lanjutkan pembahasan kita mengenai perbedaan niat dengan keinginan.
Pada dasarnya niat dan keinginan itu merupakan 2 komponen yag tidak dapat dilepaskan karena saling berkaitan. Keinginan merupakan bisikan hati yang berhubungan dengan apa yang seseorang inginkan.
Misalnya kita melihat mobil yang sangat bagus, maka dalam keadaan normalnya setelah melihat mobil yang bagus tersebut hati kita akan berbisik “wah… bagus bener tu mobil,jadi pengen beli… “
Bilamana hati telah berbisik, mau tidak mau anggota  lainnya juga akan bergerak sesuai keinginan hati. dalam hal ini otak merupakan organ pertama yang merespon keinginan hati. otak akan terus melamunkan dan memikirkan bagaimana cara kita membeli mobil yang sudah kita lihat tersebut.
Setelah itu hati akan merespon pemikiran otak dengan cara memunculkan niatan tertentu. Setelah itu organ selain hati, kaki misalnya akan bergerak, kerja dan terus kerja demi satu tujuan yaitu memiliki mobil yang bagus tersebut.
Lantas, apa perbedaan antara niat dan keinginan… ???
Pada gambaran keterkaitan antara niat dengan keinginan tersebut dapat kita pilah, mana niat dan mana keinginan. Pertama apabila setelah kita melihat mobil yang bagus kemudian hati kita berbisik ingin memiliki mobil tersebut tapi kita hanya bisa melamun dan melamun tanpa adanya usaha, maka itulah yang dinamakan keinginan. Kedua setelah kita melihat mobil yang bagus kemudian hati kita berbisik ingin memiliki mobil tersebut disertai dengan usaha kita untuk memperolehnya, maka itulah yang disebut niat.
Jadi bisa disimpulkan bahwasanya perbedaan antara keinginan dan niat yaitu :
·         Keinginan merupakan sebatas bayangan-bayang tanpa realisasi dalam bentuk tindakan yang jelas.
·         Sedangkan niat merupakan realisasi dari keinginan yang kuat.
Maka dari itu keinginan dan niat tidak dapat dipisahkan karena saling terkait satu sama lainnya. Apabila ada seseorang yang berkata ”aku niat banget menguasai materi MTK yang ruet ini” lantas orang tersebut tidak dapat menguasai materi yang ia niatkan, maka orang tersebut hanya tergolong orang yang hanya bisa berangan- angan kosong dan kurang muat niatnya. Berbeda dengan orang yang kuat niatnya. Ia akan berusaha dan berusaha sampai ia mencapai satu titik yang ia inginkan.
 
Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Jumat, 01 Maret 2013

Sudahkan ANDA menyiapkan GADING???

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Pernahkah anda mendengar pepatah berkata "Gajah mati meninggalkan Gading, Manusia mati meninggalkan Nama." Nah, kemarin saya membaca kembali buku yang berjudul "Perempuan Pencari Tuhan" ada sebuah hadits Rasulullah SAW yang berbunyi "Penduduk Surga adalah orang yang telinganya penuh mendengar pujian atas dirinya karena banyaknya kebaikan pada manusia. Sementara telinga penduduk Neraka adalah mereka yang telinganya penuh mendengar cacian atas dirinya karena banyaknya menyakiti manusia." Setelah membaca hadits tersebut pikiran saya sprint sekencang mungkin menembus langit 7,haha mencoba merenungi apa yang telah saya perbuat saat ini. Apa yang bisa saya tinggalkan ketika esok Allah memanggil saya pulang? Iya, Apa? Apakah gading saya nanti itu nama yang harum apakah nama yang jelek?

Saya kembali teringat awal-awal saya belajar menulis di blog dulu. Selain memuat kisah perjalanan hidup saya, selain sebagai media saya menguapkan ide yang keluar dari kepala, saya juga ingin apa yang saya tulis ini dikenang meskipun suatu saat saya sudah tiada. Berharap semoga tulisan saya ini bermanfaat meskipun tak banyak dan tak tenar. Berguna meski sedikit. yah, sekiranya begitulah. Namun, rasanya sejauh ini kok belum cukup memberikan arti ya? Sebab pernah seorang ustadz mengutip sabda Rasulullah SAW "Sebaik-baiknya umat adalah yang disisa nafasnya memberi manfaat bagi hamba-hamba Allah yang lain."

Sementara saya? Itulah pertanyaan yang selalu menempel dikepala saya. Atau bahkan mungkin dikepala para pembaca sekalian.

Mungkin kita bisa memulai dari hal-hal yang kecil, mari kita simak beberapa contoh dari teman-teman saya berikut. Mereka adalah seorang gadis lulusan S1, dan sekarang sedang menempuh S2 serta ada yang sedang menunggu beasiswa ke luar negeri. Mereka berasal dari luar daerah saya (Yogyakarta). Usianya masih tergolong muda. Di usianya yang baru seperempat abad tersebut, dirinya mencoba terjun menawarkan diri untuk mengajar serta membimbing anak-anak di sebuah desa terpencil yang sama sekali tidak dikenal sebelumnya. Di saat wanita-wanita seusianya sibuk meniti karir, atau mencari jodoh atau bahkan sibuk menikmati masa mudanya dengan pacarnya, tetapi teman-teman saya ini justru sibuk berdendang, bernyanyi, dan bersorak-sorak bersama anak-anak desa yang mereka didik. Mereka ikhlas bepeluh keringat mengajarkan anak-anak berhitung, menyanyi, dll. Sungguh terbayang betapa sulitnya. Namun, para gadis-gadis manis ini tidak pernah mengeluh. Mereka hanya berharap anak-anak ini kelak akan mengubah dunian. Dunia bagi diri si anak. Subhanallah, inilah gading yang akan ditinggalkan kelak!

Suatu hari saya sempat bertanya kepada mereka, "Apakah kalian tidak merasa terbebani mengajar anak-anak tersebut yang sama sekali tidak kalian kenal, bahkan tidak ada gaji sepeserpun?"
Dengan tersenyum mereka menjawab, "kami senang kok bisa bersama-sama mereka, biarpun sulit tapi disitulah kenikmatannya bisa dirasakan, yah sekalian ngisi waktu luang hehe"

Sontak saya pun jadi malu mendengar jawaban mereka, saya tidak bisa membayangkan ditengah-tengah jadwal mereka yang setiap hari padet tapi mereka masih saja bilang untuk mengisi waktu luang. Saya jadi iri...hehe

Sebenanya tidak perlu jauh sih, kita membuat sesuatu untuk dikenang ketika kita tiada nanti. Mari kita lihat lingkungan sekitar kita, dilampu merah misalkan, ada seorang anak yang mengemis, luangkan waktu sejenak untuk berceloteh kepadanya atau mendengarkan celotehannya. Ada anak yatim yang mungkin kurang kasih sayang, berikanlah sedikit kasih sayang, pelukan atau mungkin sedikit cerita yang dapat memotivasinya. Kita bisa menulis, walau hanya di blog, facebook, dan twitter, tetapi tulisan tersebut bermanfaat dan akan dikenang orang ketika kita sudah meninggal. Mungkin ada teman kita yang sedang kesusahan, bersegeralah menghiburnya, membantunya kala dia sedang kesulitan, usapkan air matanya kala dia menangis, Barang kali senyum manis kita dapat meringankan beban mereka, barangkali tenaga kita bisa menjadi gading, meringankan permasalahannya. Barang kali sebungkus nasi bisa menjadi gading, ketika kita berikan kepada penajaga malam atau tukang kebersihan. Barangkali obrolan ringan kita dengan teman, atau orang yang sedang sakit akan menjadi gading. bahkan pelukan hangat kita kepada orangtua akan mampu menjadi gading. Dan masih banyak lagi.

Ternyata sangat banyak sekali yang dapat kita lakukan untuk membuat kita lebih bermanfaat. Ini semua akan dikenang orang sebagai kebaikan, akan jadi gading yang kelak akan kita tinggalkan. SEKARANG, yuk tata niat, mari kita membangun gading-gading yang indah sehingga kita pulang nanti, bukan hanya nama yang indah yang kita tinggalkan, bukan hanya nama yang tertulis dibatu nisan, tetapi gading yang akan dikenang di dalam hati semua orang karena kebaikan-kebaikan kita. Amin..
Semoga kita menjadi hamba yang disayangi bumi, dan dirindukan Surga, Amin...

Semoga bermanfaat, Amin...

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

MENGENAL PSIKOLOGI ANAK

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Psikologi anak adalah hal yang sangat penting untuk kita pahami dan mengerti, baik kita sebagai orangtua, pendidik/guru maupun mahasiswa yang kedepannya ingin berkecimpung di dunia anak-anak.
 
Setelah saya membaca sedikit bacaan mengenai pasikologi anak, saya sadar ternyata pelajaran tersebut sangat penting sekali, apalagi besok saya jadi calon ayah,wkwkwk Masih lama euy...
Atau mungkin para pembaca yang mempunyai rencana ingin berumah tangga? saya kira hampir semua orang kepingin nikah dan membuat sebuah keluarga yang SAMARA..:) Nah, mungkin coretan saya ini dapat memberikan referensi bagi kita semua untuk bisa mengenali dunia dan psikologi anak, sebenarnya bukan bagi mereka yang jadi ortu saja yang perlu tahu tentang materi ini, kita semua yang masih lajang boleh kok, hehe yah, itung-itung belajar lah...hehe
Rubrik kali ini mungkin mengenai "Bahasa Cinta", mungkin ungkapan tersebut pernah kita temui dalam sebuah iklan produk bayi.
Bahasa cinta bisa diartikan sebagai upaya pendekatan dan penanganan berbagai masalah anak dengan memahami bahasa cinta anak sehingga kebutuhan anak untuk merasa dicintai tercukupi. Dan dengan tercukupinya kebutuhan dasar anak untuk merasa dicintai ini, bisa menjadi langkah awal untuk mengatasi beberapa masalah anak.
Tahukah Anda,  bahwa setiap anak memiliki bahasa cinta yang berbeda, bahkan meskipun mereka saudara kembar? Untuk itulah kita perlu memahami psikologi anak dalam berbagai bahasa cinta.
Ada beberapa bahasa Cinta yang dapat kita terapkan,
 
Bahasa cinta yang pertama adalah Pujian dan Dukungan  yang berupa pujian yang tulus dan spesifik.
Ketika seorang anak kecil sedang memerkan kehebatannya atau mungkin menceritakan pengalaman barunya yang didapatnya disekolah atau mungkin di TK atau bahkan ditempat lain. Misal : Kia mengikuti les bela diri, mungkin dia bisa mempraktikkan jurus barunya, dan sepulangnya dari les dia menceritakan kepada ortunya, maka disitulah saatnya anada memberikan pujian khusus kepadanya agar punya percaya diri yang tinggi plus penilaian diri yang baik pula. Sehingga akan sangat berpengaruh pada perkembangan pribadinya termasuk juga dalam hal nilai – nilai pelajaran di sekolahnya.
 
Bahasa cinta yang kedua adalah Sentuhan Fisik.
Misal seorang bocak cilik terjatuh, dan terluka bahkan menangis, kalau cuman kita suruh "ayoo berdiri adek," Saya rasa itu tidak akan jauh berpengaruh, berbeda jika kita menggendongnya, memeluknya serta menciumnya "Cup..cup...sakit ya, dah g usah nagis, nanti mamah obatin" maka si bocah tersebut akan berhenti menangis, setidaknya berkurang lah volume menangisnya,hehehe
Dan tahukah anda? Virginia Satir, seorang terapis keluarga yang terkenal, mengatakan bahwa tiap hari kita butuh empat kali pelukan untuk bisa bertahan hidup, delapan kali pelukan untuk hidup sehat dan duabelas kali pelukan untuk bertumbuh, awet muda dan bahagia.
So…yuuuks mulai sekarang, penuhi kebutuhan orang – orang tercinta kita untuk bisa tumbuh, awet muda dan bahagia dengan memberi mereka pelukan yang tulus dan penuh cinta. Cukup mengasyikan bukan mengetahui berbagai macam bahasa cinta dalam psikologi anak?

Bahasa cinta yang ketiga adalah Pelayanan.
Ini bisa berupa membuatkan susu saat menjelang tidur malam, menemaninya belajar, membantu mengerjakan Pr ataupun tugas sekolah, membantu mengepak baju saat mau kemping dll. Bukan berarti kita menjadi pembantu anak kita. Melainkan kita membantu dan mendampinginya dalam beberapa hal bukan membantu dalam semua hal, sehingga anak hanya duduk manis dan tahunya semua siap. Tidak, bukan seperti itu.

Bahasa cinta yang keempat adalah Pemberian Hadiah.
Dalam hal ini bukan berarti kita mengajari anak menjadi materialistis. Karena memberi hadiah tak harus berupa benda – benda mahal. Contohnya; saat anda keluar kota, anda bisa membeli benda atau makanan khas daerah tersebut sebagai oleh – oleh untuk putra/i anda. Atau saat pulang kerja anda bisa membeli roti  atau snack kesukaan putra/i anda. Bisa juga saat putra/i anda berprestasi, misal menjadi juara di kelas atau lomba yang diikutinya, anda bisa memberinya hadiah kecil berupa mainan yang sudah lama diinginkannya.

Bahasa cinta yang Kelima adalah Waktu yang berkualitas.
Untuk bahasa cinta yang ini, berarti anak akan lebih merasa dicintai setiap kali anda meluangkan waktu untuk bersamanya. Harap diingat bukan hanya sekedar waktu bersama saja, namun harus benar – benar waktu yang berkualitas dan disertai kedekatan emosi antara orang tua dengan buah hatinya. Pengungkapannya bisa dengan mengajak makan keluar bersama, rekreasi ke pantai atau kebun binatang, main game bersama, bersepeda bersama atau sekedar jalan – jalan di sekitar lingkungan rumah sambil berbincang tentang sekolahnya, misalnya.

Yang perlu juga anda pahami dari lima tipe bahasa cinta diatas adalah, bahwa tiap anak memilki kemungkinan untuk mempunyai lebih dari satu bahasa cinta. Dengan mengetahui tipe  manakah putra/i kita, saya berharap kita bisa lebih memahami kebutuhan masing – masing anak sesuai dengan tipe psikologi anak bahasa cinta. Sehingga kita bisa memenuhi kebutuhan bahasa cinta mereka dan insyaAllah bisa membuat mereka tumbuh dan berkembang secara maksimal baik fisik, intelegensi, maupun mental. Aamiin.

Secara singkat pernah juga, Kak Seto mengatakan, tidak ada anak yang bodoh. Setiap anak memiliki kecerdasan dan caranya masing-masing untuk menunjukkan kecerdasannya. Teori tentang Multiple Intelligence menyatakan bahwa setiap anak memiliki beberapa kecerdasan. Bahwa, "Setiap anak Unik, Otentik dan Tidak Terbandingkan". Maka kita harus menghargai HAK setiap anak.

Hak Anak itu meliputi :
  1. Hak Hidup
  2. Hak Tumbuh Kembang
  3. Hak Perlindungan
  4. Hak Partisipasi atau Hak didengarkan
Saya yakin, Parents pasti sudah mengerti tentang Hak Anak diatas, terutama dari point 1 hingga 3, yang jelas sering kita perhatikan. Bahwa setiap orang tua pasti akan memberikan hak-hak tersebut. Tapi kadang kita sering melewatkan point no. 4 yaitu hak didengarkan. Anak akan merasa sangat dihargai ketika orangtuanya mendengarkan cerita-cerita sederhananya, ataupun keluh kesahnya, bahkan pendapat dan prinsipnya ketika dia ingin mengungkapkan sesuatu. Hak tersebut adalah hak yang harus dimiliki setiap anak bila Parents ingin anaknya tumbuh menjadi anak yang cerdas dan sehat mental.

Nah sudah jelas kan sekarang, mari kita terapkan apa isi coretan saya ini, semoga bisa bermanfaat dan kalau ada salah mohon dikomen..hehe
Terimakasih...

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Senin, 25 Februari 2013

KERJA OTAK LEBIH AKTIF KETIKA KITA SEDANG BERDO'A ATAU SHALAT

Assalamu'alaikum Wr. Wb
 
Sebuah penelitian medis baru-baru ini mengungkapkan adanya serangkaian perubahan dalam tubuh manusia selama ia dalam keadaan berdoa (shalat) atau meditasi. Menurut penelitian tersebut, perubahan pertama yang tampak adalah adanya integrasi pikiran sepenuhnya dengan alam semesta setelah lima puluh detik memulai doa (shalat) atau meditasi.
Studi yang dilakukan oleh Ramchandran, seorang peneliti Amerika, bersama-sama dengan sekelompok peneliti lainnya menunjukkan bahwa laju pernapasan dan konsumsi oksigen dalam tubuh manusia berkurang selama doa (shalat) dalam kisaran antara 20 dan 30%, di samping resistensi kulit meningkat dan darah tinggi lebih membeku.
Hasil penelitian tersebut melaporkan bahwa sebuah gambar yang ditangkap melalui CT scan menunjukkan adanya aktivitas kerja otak yang sangat menakjubkan selama seseorang itu berdoa (shalat). Tercatat bahwa gambar otak seseorang dalam keadaan berdoa (shalat) atau meditasi berbeda dengan gambar(otak) dalam keadaan normal.
Aktivitas sel-sel saraf di otak telah berkurang dan terdapat warna mengkilap yang muncul di radiologi.
Ramchandran menegaskan bahwa hasil gambar ini merupakan bukti ilmiah mengenai apa yang yang disebut “spiritual transenden” dan kehadiran agama di dalam otak, yang membawa dampak terhadap seluruh anggota, seperti otot, mata, sendi dan keseimbangan organ-organ tubuh.
Ia juga menambahkan bahwa semua anggota tubuh mengirim sinyal ke otak selama seseorang berdo’a (shalat) atau meditasi, hal inilah yang menyebabkan aktivitas otak meningkat, sehingga otak kehilangan kontak dengan tubuh sepenuhnya hanya menjadi pikiran murni dan menarik diri dari alam dunia ke dunia lain.
Pada gilirannya, penelitian tersebut merupakan upaya yang signifikan dari para ilmuwan untuk mengungkap batas hambatan antara manusia dan rahasia otak. Penelitian ini mendapat apresiasi kepuasan dari sebuah penerbitan Sains di AS. Penelitian ini penting untuk menjelaskan hubungan antara agama dan ilmu pengetahuan.
Yang perlu diperhatikan bahwa hal ini benar-benar membantah hasil studi dan penelitian William James, seorang pelopor psikologi agama, tentang misteri agama dalam otak yang menyimpulkan bahwa ilmu pengetahuan dan agama adalah dua dunia yang sama sekali berbeda. Subhanallah…

Semoga bermanfaat, Amin...
 
Sumber : (saifalbattar/ech-chaab.net/arrahmah.com)


Selasa, 19 Februari 2013

50 Tahun di Dunia = 2 Tahun untuk Sholat

Terimakasih untuk membaca dgn seksama!
Berjuta makna milik anda ,,,,,
Waktu yang terlupa menabur bencana

Distribusi normal manusia meninggal dunia (tahun)

Rata-rata manusia meninggal dunia antara usia 60 thn-70thn (mayoritas)
Pukul rata manusia meninggal ± 65 th

“Baligh : Start untuk seseorang di perhitungkan amal baik atau buruknya selama
hidup di dunia”
Laki-laki Baligh ± 15 tahun
Wanita Baligh ± 12 tahun

Usia Yang tersisa untuk kita beribadah kepada-Nya kita pukul rata dengan rumus:

MATI-BALIGH = sisa USIA……………..65 - 15 = 50 tahun

12 jam siang hari
12 jam malam hari
24 jam satuharisatumal -am

Gambaran kotornya:
Mari kita tela’ah bersama………!

Waktu kita tidur ± 8 jam/hari
Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai tidur 18250 hari x 8 jam= 146000 jam=16 tahun, 7 bulan……
di bulatkan jadi 17 tahun

Logikanya: Alangkah sayangnya waktu 17 tahun habis di gunakan untuk tidur, padahal kita akan tertidur dari dunia untuk selamanya……………… -………………………………………

Catatan: Yang lebih bermasalah lagi bagi mereka yang tumor alias tukang molor bisa jadi 12 jam/hari =25 tahun habis tertidur!!! Hati-hati dengan penyakit “TUMOR”

Waktu aktivitas kita di siang hari ± 12 jam
Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai aktivitas:18250 -hari x12 jam=219000 jam=25 tahun
Aktivitas disiang hari: Ada yang bekerja, atau bercinta, ada yang belajar atau mengajar, ada yang sekolah atau kuliah, ada yang makan sambil jalan-jalan, ada pula yang gambling sambil maling…
dan masih banyak lagi aktivitas lainnya yang tak pernah bisa disamaratakan satu dengan yang lain……..

Waktu aktivitas santai atau rilexsasi ± 4 jam
Dalam 50 tahun waktu yang dipakai rileksasi 18250 hari x 4 jam= 73000 jam = 8 tahun
Realisasi rileksasi: biasanya nonton tv sambil minum kopi, ada pula yang belajar mati-matian/ bikin contekan habis-habisan buat ujian, atau mungkin dihabiskan termenung di buai khayalan……

(Tidur) 17 tahun + (Aktifitas) 25 tahun + (rilexsasi) 8 tahun = 50 tahun

Lalu kapan Ibadahnya??????
Padahal manusia diciptakan-Nya tiada lain dan tiada bukan untuk semua dan segalanya hanyalah beribadah kepada-Nya, karena satu hal yang pasti kita akan kembali ke alam hakiki illahi!!!!!!!!! -!!!!!!!!

“ Maut datang menjemput tak pernah bersahut
Malaikat datang menuntut untuk merenggut
Manusia tak kuasa untuk berbicara
Tuhan Maha Kuasa atas syurga dan Neraka”

Memang benar!!!!! kuliah itu ibadah, kalau niat kuliahnya untuk ibadah, lha wong kita mah kuliah mau nyari ijazah, bakal nanti bekerja agar mudah mencari nafkah……………………

Memang benar!!!!!!!!! Bekerja cari nafkah itu ibadah, tapi bekerja yang bagaimana? Orang kita bekerja sikut sana sikut sini, banting tulang banting orang, tujuan utamanya cari uang buat beli barang-barang biar dipandang orang-orang…..

“jarang orang menolak untuk di puji dan di puja tatkala mereka berjaya “

Pernah kita membaca bismillah saat hendak berangkat kuliah tapi sayang hanya sekedar pernah……………
Pernah kita berniat mulia saat hendak mencari nafkah, tapi semuanya terlupa ketika melihat gemerlapnya dunia…….

Lalu kapan ibadahnya?????? -????????
Oh mungkin saat sholat yang 5 waktu itu dianggap cukup………..!
Karena kita pikir; sholat begitu besar pahalanya, sholat amalan yang dihisab paling pertama, sholat jalan untuk membuka pintu syurga………
Kenapa kita harus cukup kalau ibadah kita hanyalah sholat kita!!!!!!

Berapa sholat kita dalam 50 tahun??????
1x sholat = ± 10 menit …..5x sholat ± 1 jam
Dalam waktu 50 tahun waktu yang terpakai sholat=18250 hari x I jam =18250 jam= 2 tahun

Kesimpulan:
waktu yang kita manfaatkan dalam 50 tahun di dunia cuma 2 tahun untuk sholat…………

2 tahun dari 50 tahun kesempatan kita….itupun belum tentu sholat kita bermakna berpahala dan di terima..
Dan sekiranya sholat kita selama 2 tahun berpahala rasa-rasanya tidak sebanding dengan perbuatan dosa-dosa kita selama 50 tahun; dalam ucap kata kita yang selalu dusta, baik yang terasa maupun yang di sengaja, dalam ucap kata kita yang selalu cerca terhadap orangtua, dalam harta kaya kita yang selalu kikir terhadap orang faqir, dalam setiap laku langkah kita yang selalu bergelimang dosa…………………………

Logika dari logikanya:
Bukan satu yang tidak mungkin kita umat di akhir jaman akan berhamburan di neraka untuk mendapatkan balasan kelalaian……………… -……
Terlalu banyak waktu yang terbuang percuma selama manusia hidup di dunia dan semuanya itu akan menjadi bencana…………………… -.


Sumber : Komunitas Gemar Membaca

MENGENAL PAHLAWAN PADA LEMBAR UANG

Yap... seringkali kita semua memiliki banyak uang, namun pernah gak sih sejenak kita melirik gambar-gambar yang ada dalam lembaran uang kertas yang mungkin sehari-hari kita pakai? kalau melirik saja tak pernah trus bagaimana dong kita bisa tahu itu gambar siapa dan apa maksudnya gambar tersebut dicetak didalam uang tersebut? hehe
yap...sebenarnya ini berawal dari adik saya yg paling kecil menanyakan foto siapa yang ada dalam uang yang ia tunjukkan ke saya, dan saya hanya tersenyum serta mengalihkan perhatiannya karena tidak bisa menjawab,,hehe
yuk mari kita menengok uang kita dan lihat gambar siapa itu,,ternyata gambar tersebut adalah foto dari beberapa pahlawan RI yang sebaiknya kita kenang jasanya dan kita kenal dari mana asalnya..heheh
Dalam uang kertas seribuan:

Kapitan Pattimura
 Pattimura(atau Thomas Matulessy) (lahir di Hualoy, Seram Selatan, Maluku, 8 Juni 1783 – meninggal di Ambon, Maluku, 16 Desember 1817 pada umur 34 tahun), juga dikenal dengan nama Kapitan Pattimura adalah pahlawan Ambon dan merupakan Pahlawan nasional Indonesia.

Pertempuran-pertempuran yang hebat melawan angkatan perang Belanda di darat dan di laut dikoordinir Kapitan Pattimura yang dibantu oleh para penglimanya antara lain Melchior Kesaulya, Anthoni Rebhok, Philip Latumahina dan Ulupaha. Pertempuran yang menghancurkan pasukan Belanda tercatat seperti perebutan benteng Belanda Duurstede, pertempuran di pantai Waisisil dan jasirah Hatawano, Ouw- Ullath, Jasirah Hitu di Pulau Ambon dan Seram Selatan. Perang Pattimura hanya dapat dihentikan dengan politik adu domba, tipu muslihat dan bumi hangus oleh Belanda. Para tokoh pejuang akhirnya dapat ditangkap dan mengakhiri pengabdiannya di tiang gantungan pada tanggal 16 Desember 1817 di kota Ambon. Untuk jasa dan pengorbanannya itu, Kapitan Pattimura dikukuhkan sebagai “PAHLAWAN PERJUANGAN KEMERDEKAAN” oleh pemerintah Republik Indonesia.

Dalam uang kertas Dua Ribuan :
Pangeran Antasari
Pangeran Antasari (lahir di Kayu Tangi, Kesultanan Banjar, 1809 – meninggal di Bayan Begok, Hindia-Belanda, 11 Oktober 1862 pada umur 53 tahun) adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia.
Ia adalah Sultan Banjar. Pada 14 Maret 1862, beliau dinobatkan sebagai pimpinan pemerintahan tertinggi di Kesultanan Banjar (Sultan Banjar) dengan menyandang gelar Panembahan Amiruddin Khalifatul Mukminin dihadapan para kepala suku Dayak dan adipati (gubernur) penguasa wilayah Dusun Atas, Kapuas dan Kahayan yaitu Tumenggung Surapati/Tumenggung Yang Pati Jaya Raja.

Perang Banjar pecah saat Pangeran Antasari dengan 300 prajuritnya menyerang tambang batu bara milik Belanda di Pengaron tanggal 25 April 1859. Selanjutnya peperangan demi peperangan dipkomandoi Pangeran antasari di seluruh wilayah Kerajaan Banjar. Dengan dibantu para panglima dan pengikutnya yang setia, Pangeran Antasari menyerang pos-pos Belanda di Martapura, Hulu Sungai, Riam Kanan, Tanah Laut, Tabalong, sepanjang sungai Barito sampai ke Puruk Cahu.
Pertempuran yang berkecamuk makin sengit antara pasukan Khalifatul Mukminin dengan pasukan Belanda, berlangsung terus di berbagai medan. Pasukan Belanda yang ditopang oleh bala bantuan dari Batavia dan persenjataan modern, akhirnya berhasil mendesak terus pasukan Khalifah. Dan akhirnya Khalifah memindahkan pusat benteng pertahanannya di Muara Teweh.
Berkali-kali Belanda membujuk Pangeran Antasari untuk menyerah, namun beliau tetap pada pendirinnya. Ini tergambar pada suratnya yang ditujukan untuk Letnan Kolonel Gustave Verspijck di Banjarmasin tertanggal 20 Juli 1861.
“...dengan tegas kami terangkan kepada tuan: Kami tidak setuju terhadap usul minta ampun dan kami berjuang terus menuntut hak pusaka (kemerdekaan)...”
Pangeran Antasari telah dianugerahi gelar sebagai Pahlawan Nasional dan Kemerdekaan oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan SK No. 06/TK/1968 di Jakarta, tertanggal 27 Maret 1968. Nama Antasari diabadikan pada Korem 101/Antasari dan julukan untuk Kalimantan Selatan yaitu Bumi Antasari. Kemudian untuk lebih mengenalkan P. Antasari kepada masyarakat nasional, Pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) telah mencetak dan mengabadikan nama dan gambar Pangeran Antasari dalam uang kertas nominal Rp 2.000

Dalam uang kertas Lima Ribuan:
Tuanku Imam Bonjol
Tuanku Imam Bonjol (lahir di Bonjol, Pasaman, Sumatera Barat, Indonesia 1772 - wafat dalam pengasingan dan dimakamkan di Lotak, Pineleng, Minahasa, 6 November 1864), adalah salah seorang ulama, pemimpin dan pejuang yang berperang melawan Belanda dalam peperangan yang dikenal dengan nama Perang Padri pada tahun 1803-1838. Tuanku Imam Bonjol diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia berdasarkan SK Presiden RI Nomor 087/TK/Tahun 1973, tanggal 6 November 1973.
Dalam Uang kertas Sepuluh Ribuan:
Sultan Mahmud Badarudin II
Sultan Mahmud Badaruddin II (lahir: Palembang, 1767, wafat: Ternate, 26 September 1852) adalah pemimpin kesultanan Palembang-Darussalam selama dua periode (1803-1813, 1818-1821), setelah masa pemerintahan ayahnya, Sultan Muhammad Bahauddin (1776-1803). Nama aslinya sebelum menjadi Sultan adalah Raden Hasan Pangeran Ratu.

Dalam masa pemerintahannya, ia beberapa kali memimpin pertempuran melawan Inggris dan Belanda, di antaranya yang disebut Perang Menteng. Pada tangga 14 Juli 1821, ketika Belanda berhasil menguasai Palembang, Sultan Mahmud Badaruddin II dan keluarga ditangkap dan diasingkan ke Ternate.

Namanya kini diabadikan sebagai nama bandara internasional di Palembang, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dan Mata uang rupiah pecahan 10.000-an yang dikeluarkan oleh bank Indonesia pada tanggal 20 Oktober 2005. Penggunaan gambar SMB II di uang kertas ini sempat menjadi kasus pelanggaran hak cipta, diduga gambar tersebut digunakan tanpa izin pelukisnya, namun kemudian terungkap bahwa gambar ini telah menjadi hak milik panitia penyelenggara lomba lukis wajah SMB II.

Dalam uang kertas Dua Puluh Ribuan:
Oto Iskandar di Nata
Oto Iskandar di Nata lahir pada 31 Maret 1897 di Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Ayah Oto adalah keturunan bangsawan Sunda bernama Nataatmadja. Oto adalah anak ketiga dari sembilan bersaudara.

Dalam kegiatan pergarakannya di masa sebelum kemerdekaan, Oto pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Budi Utomo cabang Bandung pada periode 1921-1924, serta sebagai Wakil Ketua Budi Utomo cabang Pekalongan tahun 1924. Ketika itu, ia menjadi anggota Gemeenteraad ("Dewan Kota") Pekalongan mewakili Budi Utomo.
Oto juga aktif pada organisasi budaya Sunda bernama Paguyuban Pasundan. Ia menjadi Sekretaris Pengurus Besar tahun 1928, dan menjadi ketuanya pada periode 1929-1942. Organisasi tersebut bergerak dalam bidang pendidikan, sosial-budaya, politik, ekonomi, kepemudaan, dan pemberdayaan perempuan.
Oto juga menjadi anggota Volksraad ("Dewan Rakyat", semacam DPR) yang dibentuk pada masa Hindia Belanda untuk periode 1930-1941.
Pada masa penjajahan Jepang, Oto menjadi Pemimpin surat kabar Tjahaja (1942-1945). Ia kemudian menjadi anggota BPUPKI dan PPKI yang dibentuk oleh pemerintah pendudukan Jepang sebagai lembaga-lembaga yang membantu persiapan kemerdekaan Indonesia.

Setelah proklamasi kemerdekaan, Oto menjabat sebagai Menteri Negara pada kabinet yang pertama Republik Indonesia tahun 1945. Ia bertugas mempersiapkan terbentuknya BKR dari laskar-laskar rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam melaksanakan tugasnya, Oto diperkirakan telah menimbulkan ketidakpuasan pada salah satu laskar tersebut. Ia menjadi korban penculikan sekelompok orang yang bernama Laskar Hitam, hingga kemudian hilang dan diperkirakan terbunuh di daerah Banten.

Oto Iskandar di Nata diangkat sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 088/TK/Tahun 1973, tanggal 6 November 1973. Sebuah monumen perjuangan Bandung Utara di Lembang, Bandung bernama "Monumen Pasir Pahlawan" didirikan untuk mengabadikan perjuangannya.
Nama Oto Iskandar di Nata juga diabadikan sebagai nama jalan di beberapa kota di Indonesia.

Dalam uang kertas Lima Puluh Ribuan:
I Gusti Ngurah Rai
Kolonel TNI Anumerta I Gusti Ngurah Rai (lahir di Desa Carangsari, Petang, Kabupaten Badung, Bali, Hindia Belanda, 30 Januari 1917 – meninggal di Marga, Tabanan, Bali, Indonesia, 20 November 1946 pada umur 29 tahun) adalah seorang pahlawan Indonesia dari Kabupaten Badung, Bali.
Ngurah Rai memiliki pasukan yang bernama "Ciung Wenara" melakukan pertempuran terakhir yang dikenal dengan nama Puputan Margarana. (Puputan, dalam bahasa bali, berarti "habis-habisan", sedangkan Margarana berarti "Pertempuran di Marga"; Marga adalah sebuah desa ibukota kecamatan di pelosok Kabupaten Tabanan, Bali)
Bersama 1.372 anggotanya pejuang MBO (Markas Besar Oemoem) Dewan Perjoeangan Republik Indonesia Sunda Kecil (DPRI SK) dibuatkan nisan di Kompleks Monumen de Kleine Sunda Eilanden, Candi Marga, Tabanan. Detil perjuangan I Gusti Ngurah Rai dan resimen CW dapat disimak dari beberapa buku, seperti "Bergerilya Bersama Ngurah Rai" (Denpasar: BP, 1994) kesaksian salah seorang staf MBO DPRI SK, I Gusti Bagus Meraku Tirtayasa peraih "Anugrah Jurnalistik Harkitnas 1993", buku "Orang-orang di Sekitar Pak Rai: Cerita Para Sahabat Pahlawan Nasional Brigjen TNI (anumerta) I Gusti Ngurah Rai" (Denpasar: Upada Sastra, 1995), atau buku "Puputan Margarana Tanggal 20 November 1946" yang disusun oleh Wayan Djegug A Giri (Denpasar: YKP, 1990).
Pemerintah Indonesia menganugerahkan Bintang Mahaputra dan kenaikan pangkat menjadi Brigjen TNI (anumerta). Namanya kemudian diabadikan dalam nama bandar udara di Bali, Bandara Ngurah Rai.

Dalam Uang kertas Seratus Ribuan:
Ir. Soekarno dan Dr. Drs. H. Mohammad hatta
Ir. Soekarno:
Dr.(HC) Ir. Soekarno (nama lahir: Koesno Sosrodihardjo) (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Soekarno adalah penggali Pancasila karena ia yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai dasar negara Indonesia itu dan ia sendiri yang menamainya Pancasila. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945.
Soekarno menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966 Supersemar yang kontroversial, yang isinya—berdasarkan versi yang dikeluarkan Markas Besar Angkatan Darat—menugaskan Letnan Jenderal Soeharto untuk mengamankan dan menjaga keamanan negara dan institusi kepresidenan. Supersemar menjadi dasar Letnan Jenderal Soeharto untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan mengganti anggota-anggotanya yang duduk di parlemen. Setelah pertanggungjawabannya ditolak Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) pada sidang umum ke empat tahun 1967, Presiden Soekarno diberhentikan dari jabatannya sebagai presiden pada Sidang Istimewa MPRS pada tahun yang sama dan mengangkat Soeharto sebagai pejabat Presiden Republik Indonesia.

Dr. drs. H. Mohammad Hatta:
Dr. Drs. H. Mohammad Hatta (lahir dengan nama Muhammad Athar, populer sebagai Bung Hatta; lahir di Fort de Kock (sekarang Kota Bukittinggi, Sumatera Barat), Hindia Belanda, 12 Agustus 1902 – meninggal di Jakarta, 14 Maret 1980 pada umur 77 tahun) adalah pejuang, negarawan, ekonom, dan juga Wakil Presiden Indonesia yang pertama. Ia bersama Soekarno memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda sekaligus memproklamirkannya pada 17 Agustus 1945. Ia juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dalam Kabinet Hatta I, Hatta II, dan RIS. Ia mundur dari jabatan wakil presiden pada tahun 1956, karena berselisih dengan Presiden Soekarno. Hatta juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia.
Bandar udara internasional Jakarta, Bandar Udara Soekarno-Hatta, menggunakan namanya sebagai penghormatan terhadap jasa-jasanya. Selain diabadikan di Indonesia, nama Mohammad Hatta juga diabadikan di Belanda yaitu sebagai nama jalan di kawasan perumahan Zuiderpolder, Haarlem dengan nama Mohammed Hattastraat. Pada tahun 1980, ia meninggal dan dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta. Bung Hatta ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 23 Oktober 1986 melalui Keppres nomor 081/TK/1986.

Nhah itu tadi sedikit penjelasan mengenai foto-foto pahlawan yang ada di dalam lembaran uang kertas, semoga dapat menambah pengetahuan buat kita semua..amin... :)