Selasa, 14 Mei 2013

Sidik Jari dalam Kubur

Assalamu'alaikum Wr. Wb 
Saya mengerti jika anda menganggap judul kisah ini cukup mengherankan, tetapi kejadian yang diceritakan sesungguhnya lebih mengherankan lagi. Kisah ini tentang perasaan yang telah mati dan qalbu yang tidak sedikitpun mengingat hal-hal ghaib yang patut diimani. Ini adalah kisah nyata yang terjadi beberapa tahun yang lalu di Mesir, tepatnya di kota Kairo.

Adalah sejumlah laki-laki muda bersaudara yang memiliki hubungan yang harmonis, hanya saja orang tua mereka tidak mendidik mereka dalam nuansa religius mencintai agama dan taat kepada Allah. Dia tidak mengarahkan mereka untuk mempelajari agama ini, sebaliknya pendidikan dan pembinaan yang diberikannya hanya berbau materi belaka, makanan dan minuman yang enak, pakaian yang bagus, sekolah elit, dan rumah mewah; sayang tanpa simpul agama yang menghubungkan mereka dengan Allah subhanahu wa ta’ala.

Ayah mereka memiliki sejumlah property berupa berbagai bangunan dan berbidang tanah yang luas, serta sejumlah mobil pribadi. Termasuk bangunan indah miliknya sebuah vila di bibir pantai sungai Nil. Ini semua belum termasuk sejumlah uang yang tersimpan dalam rekening banknya.

Kepastian itu pun datang, sang ayah dipagut sakaratul maut. Ketika tanda-tanda kematiannya semakin jelas, mereka, anak-anaknya itupun berkumpul di sekelilingnya. Laki-laki kaya raya yang sekarat itu berwasiat kepada mereka supaya saling mengasihi dan jangan sampai terjadi pertikaian diantara mereka. Anak-anaknya pun berjanji kepada sang ayah yang terbaring tak berdaya. Tidak berselang berapa lama, laki-laki kaya raya itupun meninggalkan segala kejayaannya di dunia ini, kematian menyudahi segala kenikmatan dunia yang sesungguhnya tiada seberapa.

Anak-anaknya pun segera menyelenggarakan kewajiban terhadap jenazah ayah mereka, memandikan, mengafani, menyalatkan, dan akhirnya meguburkannya. Selesai mengubur jenazah sang ayah, mereka keluar dari kuburannya. Tiba-tiba salah seorang du antara mereka minta izin kepada saudara-saudara serta kerabatnya yang lain untuk turun kembali ke ruang makam untuk meyakinkan bahwa jenazah sang ayah telah dibaringkan menghadap kiblat. Mereka pun mengizinkannya.

Perlu diketahui bahwa pemakaman di Mesir adalah ruang bawah tanah, di situlah jenazah dikebumikan. Cara seperti ini populer di kalangan keluarga-keluarga kaya di Mesir.

Lima belas menit berlalu, tetapi saudara mereka yang turun tersebut belum juga kembali, padahal satu atau dua menit saja harusnya sudah selesai. Mereka pun menjadi gelisah, hingga salah seorang memutuskan untuk memeriksa ke bawah.

Begitu sampai di bawah dia mendapatkan hal yang sangat mengejutkan. Dia menemukan saudaranya itu telah tewas di samping jenazah ayah mereka. Keanehan ini tidak hanya sampai disitu, karena dia menemukan saudaranya yang tewas tersebut ternyata telah membuka bagian atas kafan jenazah ayah mereka dan mengeluarkan tangannya dari bungkusan kafan. Jari jenazah tersebut dilumuri tinta. Setelah mengamati lebih teliti pahamlah dia apa yang terjadi, saudaranya itu ternyata hendak membubuhkan cap jempol ayah mereka di selembar kertas yang berisi akad bahwa sang ayah telah menjual vila di pinggir sungai Nil kepadanya, tetapi sebelum niat culasnya itu kesampaian, dia tewas di samping jenazah ayah mereka. Malaikat maut telah mengambil nyawanya. La haula wala quata illa billahil ‘aliyil ‘azhim.

Demikianlah qalbu-qalbu yang telah mati, pada saat yang seharusnya orang yang masih hidup mengambil pelajaran dari jenazah yang baru diantarnya supaya dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk menghadapi jika hari ini datang kepadanya, ternyata sebagian kita yang masih hidup ini telah mati hatinya sebelum kematian menjemput, tidak mengambil pelajaran dan ibrah dari orang-orang yang meninggal sebelum dirinya…
Semoga kelak kita dipanggil dalam keadaan Khusnul Khotimah... Aamiin...'
Wassalamu'alaikum Wr. b
 
Sumber: Strawberry

Jumat, 10 Mei 2013

PARIKAN JAWA

Tuku sate lodeh, dipangan karo tempe akeh
Pede yo oleh, nanging yo ojo karo ndobleh

Pitik jago ra duwe cucuk
Golek bojo kok mung modhal manuk

Entut mambu marahi ribut
Kadung mlebu nanggung yen arep ndudud

Budal ngetan tuku boto, ora lali tuku kloso
Golek bojo sing iso dijak urip soro, sakwayah2 iso dikon nyithak boto

Jajan sekoteng no prapatan karang ayu
Opo artine gantheng nek ora payu-payu

Walang kekek nemplok neng pager
Lanangan tuek kok diuber-uber

Suwe ora jamu, jamu godhong suket
Suwe ora nyawang rupamu, nyawang pisan malah mumet

Klambi biru nang nduwur klasa
Yen bapak ibumu ra setuju, aku isa apa?

Ono badak ditumpak'i lowo
Ilatku cendak tapi manukku dowo

Wajik klethik gulo jowo
Yen ra kuat ojo ngoyo

Ono londo ajar basa jawa
Entuk pacar jebul bekas germo

Numpak sedhan nganggo blangkon
angkutan umum dadi becax
mbiyen premium saiki pertamax
wong luwe ora kongang ngadeg

Wis suwe ora mangan gudheg
wani mbanting oleh dedeg
ayo mancing golek dheleg
ngadeg jejeg nyungggi klapa
ora kaya ewuhe nyunggi duren
ora bisa ngadeg bukane apa-apa
ning merga lemes saking olehe keluwen

Tuku gabah ning Semarang
Gabah garing sekepelan
Ra Masalah wedhok lanang
Sing penting duwe bolongan

Nyolong waja tekan balongan
olehe ngedol adoh tekan SUMUT
Bolongan aja sembarang bolongan
bolongan kudu sing iso ngemut
Saka balongan nganti tekan sumut
mung saderma golek kuthuk

Bolongan apa tah sing isa ngemut
ya kuwi sing di arani tutuk
jare Durno, bojone jaran
dede kulo, anakke setan

Awan-awan mangan gethuk
bubar mangan kok ngantuk
saben dina sangu rantangan
isine rantang katon methuthuk
Aku pancen bubar mangan
ning ora mangan gethuk

Ono Teklek kejegur kalen…
Tinimbang nggolek mendingan balen…
Pit Abang
Pite mas Mantri
Nek ngesun Kembang
aku ya ngantri

Bude teko nggowo bolu…
Ngakune joko anake telu
mangan jadah, enteke telu
najan simbah, adhi kelasmu

Nang medan ana terminal Amplas
yen udan kebanjiran nggo susuh kodok
lha mosok ora nduwe ide babar blas
apa ide kuwi di monopoli kaum ortodoks
siji loro telu papat
lima enem pitu wolu
biji loro tetep hebat
angger kembang melu ngguyu

Siji loro telu
astane sedheku
mirengake simbah mu
menawa di dangu
mangan bakwan anget-anget
dipangan karo lombok abang
awan-awan kok adus kringet
luwih penak yen di dus i kembang
kembang mlati kembang kenongo
ojo ganti, mengko gelo
dondong opo salak
duku cilik cilik
ngandong opo mbecak
mlaku timik timik

Rabu, 01 Mei 2013

BUS BEJEU WAJIB BERHENTI SHOLAT SUBUH

Assalamu'alaikum Wr. Wb

"BUS BEJEU WAJIB BERHENTI SHOLAT SUBUH 085329232121 085225548339 "

Tulisan itu akan dipasang di kabin setiap Armada Bus Bejeu, jika nantinya Pak Sopir kelupaan, silahkan sms ke nomer hape tersebut. Sungguh langkah yang bagus dan patut ditiru oleh Perusahaan Otobus lainnya.

Bus yang menjuluki dirinya dengan BlackBus, saat ini melayani rute Jakarta-Kudus, Pati, Jepara, Purwodadi. Sekalian saya pamerin saja, Bus Bejeu merupakan pelopor Bus dengan dilengkapi Wifi di dalamnya. Jadi sambil menikmati perjalanan, kita bisa browsing internet.

Masalah kehabisan batrei, jangan khawatir! Karena bus sudah dilengkapi colokan listrik. Bejeu juga menyediakan minuman berupa kopi dan teh gratis bagi penumpangnya.

Shalat Maghrib dan Isya’ dalam Perjalanan Bus

Sudah puluhan kali, saya melakukan perjalanan Jakarta-Semarang, begitu juga sebaliknya. Hal yang saya amati, dari sekian banyak penumpang bus, hanya beberapa saja yang melaksanakan shalat, bahkan mungkin hanya 10 persen saja. Kok saya tahu?

Begini, bus antar kota jurusan Jakarta-Semarang atau sebaliknya biasanya mulai berangkat selepas ashar. Nanti sampai tempat tujuan selepas Shubuh. Artinya, shalat Maghrib dan Isya’ bisa dipastikan dalam perjalanan.

Setelah Isya’, bus biasanya akan berhenti di rumah makan, sekitar 30 menitan untuk makan malam. Nah, waktu di rumah makan ini yang seharusnya bisa digunakan untuk shalat, nyatanya hampir tidak ada yang menyambangi mushalla atau masjid. Kenapa?

Entahlah, padahal saya yakin KTP mereka kebanyakan ada tulisan Islamnya. Apakah karena tidak tahu? Atau tahu tapi salah? Tapi kebanyakan memang karena ogah-ogahan. Wong di rumah saja tidak sholat, apalagi saat perjalanan.

Tidak Tahu atau Tahu Tapi Salah?

Jika tidak tahu, maka dari tulisan ini saya coba kasih tahu. Pengen juga sekali-kali menulis selebaran yang nanti disebarkan kepada seluruh penumpang bus, tentang tata cara shalat di perjalanan. Semoga terlaksana, InsyaAllah.

Jika tahu tapi salah, maka saya coba luruskan. Sebagian menganggap bahwa mending shalat qadha’ saja saat sudah sampai di rumah. Padahal shalat telah diwajibkan dengan waktunya masing-masing, kecuali jika lupa atau ketiduran. Selain itu tidak ada alasan lain untuk menunda shalat.

Itung-Itungan Waktu

Kebanyakan orang tidak shalat saat perjalanan naik bus, biasanya karena takut ditinggal bus. Seharusnya, penumpang kan raja. Kita tinggal bilang sopirnya saja jika memang takut ketinggalan.

Istirahat di rumah makan biasanya 30 menit. Tinggal kita bagi saja, 20 menit untuk makan plus antrinya, sedangkan 10 menit untuk shalat maghrib 3 rakaat dan Isya’ 2 raka’at di-jama’ ta’khir, plus wudhu’ dan ke toiletnya. Saya sudah praktekkan dan tidak pernah ketinggalan bus. Baik shalat duluan baru makan, atau makan dahulu baru shalat, yang penting shalat.

Shalat Shubuh

Jika shalat Maghrib dan Isya’ tak ada kendala, maka biasanya shalat shubuh yang terjadi sedikit kendala. Kendala disini jika bus belum sampai tempat tujuan, padahal matahari sudah hampir terbit dan belum shalat shubuh. Lantas bagaimana shalatnya?

PO. BEJEU telah mengeluarkan peraturan, Shalat Shubuh wajib berhenti. Masalah selesai!

Toh penumpang adalah raja. Shalat shubuh juga hanya 2 raka’at yang jika dikerjakan bersama tetek bengeknya, paling lama hanya 30 menitan. Pastinya 30 menit untuk shalat tidak akan menjadikan Perusahan Bus bangkrut.

Tapi, masalah lain muncul jika bus masuk Jakarta lewat Tol Cikampek, sedangkan jalannya macet. Padahal di Tol tidak boleh berhenti sembarangan. Biasanya hal itu terjadi jika bus agak siangan masuk Tol Cipularang, di saat jam masuk kantor. Nah, bagaimana shalatnya? Bolehkah ditinggal saja?

Shalat di dalam Bus, sangatlah memungkinkan. Apalagi jika busnya kelas eksekutif dengan kursi yang lebar dan dilengkapi toilet, kita bisa berwudhu’ dengan sempurna. Kan airnya sedikit? Ah, itu hanya alasan saja.

Bagaimana Wudhu’nya?

Anggota badan yang wajib dibasuh saat wudhu’ hanya 4 saja; muka, kedua tangan sampai siku, kepala dan kaki. Kesemuanya yang wajib hanya sekali, artinya jika pun tidak ada air, kita bisa gunakan air mineral.

Setelah itu, kita bisa shalat. Jika bisa berdiri maka dengan berdiri dan menghadap kiblat. Jika tidak dimungkinkan, maka dengan duduk dan menghadap Qiblat. Ulama’ berbeda pendapat, ada yang masih mewajibkan mengganti shalat yang kita laksanakan tadi di bus ketika sudah sampai rumah, ada pula yang tidak mewajibkannya.

Lho, kalo masih wajib ganti, kenapa kita shalat? Kenapa tidak nanti aja sekalian?. Kita masih mempunyai kewajiban shalat dengan keadaan apapun pada waktunya. Sedangkan shalat yang kita laksanakan tadi kurang syarat dan rukunnya.

Kadang tidak shalat itu hanya gara-gara malu saja. Bukan karena tidak tahu atau tahu tapi salah. Takut dianggap sok alim, sok shaleh. Lho, meninggalkan kewajiban Allah saja tidak malu, kenapa malah malu dengan manusia?

Bepergian Itu Dekat Dengan Kematian

Siapalah yang mau menemui Tuhan yang telah menciptakannya dalam keadaan belum melaksanakan kewajibanNya? Siapakah yang menyangka bahwa bepergian naik Bus kala itu, tujuannya adalah ke Kuburan. Siapa sangka! Semoga saja tidak.

Nb: Sengaja tulisan tidak saya cantumkan dalil-dalil secara terperinci. Karena tulisan ini lebih kepada Aplikatif, Intinya, jangan sampai meninggalkan shalat, dimanapun dan dalam keadaan apapun. Kecuali jika memang sudah ingin dishalati.

Dedicated to: Bismania Community 

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Sumber: Hanif Luthfi, S.Sy atau http://www.rumahfiqih.com/m/art.php?id=52&=shubuh-wajib-berhenti.htm

Selasa, 30 April 2013

STROKE

Assalamu'alaikum Wr. Wb

1.> STROKE :

Teman saya mengirimkan ini kepada saya.. dan meminta saya untuk mempostingkan ini dan menyebarkannya. Saya setuju.
Jikalau semua orang dapat mengingat langkah sederhana, kita dapat menyelamatkan banyak orang.

Pada saat sebuah pesta, seorang teman terjatuh dan ia meyakinkan semua orang bahwa ia baik-baik saja dan hanya terpeleset sebuah batu karena sepatu barunya.

Mereka membantu membersihkan orang tersebut dan memberikannya piring yang berisi makanan.
Meskipun ia tampak masih kurang nyaman, Ingrid melanjutkan aktivitasnya dan menikmati pesta. Suami Ingrid menelepon kemudian dan memberitahukan semua orang bahwa istrinya telah dibawa ke rumah sakit - pada jam 6 sore, Inggrid telah meninggal dunia.

Ia terkena stroke pada saat pesta. Jikalau mereka telah mengetahui bagaimana mengidentifikasi tanda-tanda stroke, mungkin Ingrid akan masih bersama kita hari ini.

Beberapa tidak meninggal. Mereka berakhir dalam kondisi tidak tertolong. Ini hanya membutuhkan waktu Anda semenit untuk membacanya..

2.> IDENTIFIKASI STROKE :

Seorang neurologist berkata bahwa jikalau ia mendapatkan korban stroke dalam jangka waktu 3 jam, ia dapat membantu membalikkan efek dari stroke tersebut secara total. Ia berkata bahwa triknya untuk mengenal sebuah serangan stroke, dan membuat pasien secara medis ditangani dalam waktu 3 jam, yang sulit.

3.> MENGENALI STROKE :

Ingat 3 langkah, STR. Baca dan pelajari!
Terkadang tanda stroke sulit untuk di identifikasi. Sayangnya, tidak mengetahui ini bisa berakibat fatal.
Korban stroke dapat mengalami kerusakan otak yang besar ketika orang di dekatnya gagal dalam mengindentifikasi tanda sebuah stroke.
Dokter saat ini berkata bahwa orang biasa dapat mengenal serangan stroke dengan 3 pertanyaan simple di bawah ini:

S = Minta orang tersebut untuk SMILE (Senyum)..
T = TALK. Minta orang tersebut untuk bicara kalimat yang mudah (secara langsung) contoh : Hari ini sangat cerah.
R = Minta dia untuk RAISE BOTH ARMS (Angkat kedua tangannya).

Jikalau orang tersebut kesulitan dalam melakukan salah satu dari tugas diatas, panggil ambulan dan jelaskan tanda-tandanya kepada operator.

CATATAN: Tanda lain dari sebuah stroke adalah
1. Minta orang tersebut untuk menjulurkan lidahnya.
2. Jikalau lidah tersebut bengkok, atau jikalau lidah tersebut terjulur ke satu sisi atau lainnya maka ini adalah tanda-tanda sebuah stroke.

Seorang cardiologist berkata bahwa jikalau setiap orang yang membaca status ini dan men-SHARE kepada teman-temanya maka Anda bisa yakin bahwa akan ada setidaknya satu nyawa terselamatkan.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb


Sumber: Strawberry

Jumat, 26 April 2013

CIUM TANGAN

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Ada seorang Ustadz yang dikenal bijak baru saja memberikan ceramah di masjid kami, ketika beliau selesai mengisi acara tabligh akbar tsb, banyak para anak muda dan jamaah yang menyalaminya, memeluk dan mencium tangan beliau dengan hormat & pengharapan.

Beliau lalu bertanya: “Hei Mas dan para jamaah, mengapa kalian menghormati dan menciumi tanganku sedemikian rupa?”

“Kami hendak mencari keberkahan dan surga Pak ustadz...”

Beliau pun berkata, “Pernahkah kalian menciumi & menghormati ibumu yang telah membesarkanmu, sama seperti yang kalian juga lakukan kepadaku?”

“Belum ustadz…”

“Pulanglah, dan lakukan itu kepada ibumu..!
Dia lebih berhak atas penghormatanmu dari pada aku.”

Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci 

Wassalamu'alaikum Wr. WB

Sumber: Strawberry

KISAH NYATA KEAJAIBAN 6 AMALAN, "HUTANG LUNAS, ISTRI KEMBALI

Assalamu'alaikum Wr. Wb
 
Lik, kalau besuk kamu nggak bisa melunasi utangmu, lebih baik kamu mengosongi rumah ini. Atau, aku yang akan mengosongi rumahmu ini” ancam rentenir, Ahad pagi itu.

Dunia makin terasa sempit bagi Malik. Sudah tiga tahun ini ia bergelut dengan masalahnya, namun tak juga ia sanggup mengatasi masalah-masalah yang membelitnya, termasuk hutang tersebut. Malik sudah berusaha mencari pinjaman, tapi hasilnya nihil. Kurang dari 24 jam lagi rumah satu-satunya itu akan disita.

Setelah si rentenir pergi, datanglah tamu kedua yang tidak lain adalah istrinya sendiri. Sudah 2 tahun suami istri itu pisah ranjang.

“Kalau Abang belum juga menandatangani surat cerai saya, insya Allah besuk siang ada yang akan datang menjemput paksa Abang. Jadi besuk pukul 12 siang, saya tunggu di Pengadilan Agama untuk tanda tangan surat cerai!” Malik makin bongkok mendengar tuntutan istrinya itu.

Ah... kalau saja si Malik tidak selingkuh. Ia masih ingat masa itu, ketika masih jaya-jayanya, Malik punya hobi main judi dan minum. Ketika usahanya bangkrut, hobi itu menjadi pelarian. Di tahun kedua ia main judi dan mabuk, terjadilah ‘perselingkuhan’ itu. Malik sudah menjelaskan bahwa ia selingkuh tidak sengaja, tetapi istrinya tidak terima. Pulang ke rumah orangtuanya dan meminta cerai.

Setelah Asar, anak pertama datang ke rumah. “Pak, besuk aku sudah nggak bisa sekolah lagi!”

“Kenapa?” tanya Malik

“Habis Bapak tidak membayarkan uang sekolah. Sudah tujuh bulan nunggak.”

Malik semakin bingung. Tiga masalah menumpuk dan memuncak di hari itu. Pikiran Malik semakin gelap seiring hari yang juga mulai gelap. Akhirnya malam itu, Malik memutuskan untuk bunuh diri.

Untunglah Malik masih punya sedikit iman. Sebelum bunuh diri, ia ingat belum Shalat Isya’. Sudah lama sebenarnya Malik tidak shalat, dan ia ingin shalat untuk terakhir kalinya sebelum ia meninggal.

Keinginan untuk shalat ini rupanya adalah taufik dari Allah yang membuat Malik secara tak sengaja mengamalkan 6 amalan yang diwasiatkan Rasulullah kepada umatnya jika sedang dilanda gelisah. Fal yatawadh-dha’, langkah pertama adalah berwudhu.

Setelah berwudhu, tiba-tiba hati Malik mulai tenang. “Ya Allah ... saya belum pernah dapat ketenangan seperti ini!”

Malik kemudian menunaikan shalat Isya’. Langkah kedua dalam wasiat Rasulullah: wal yushalli rak’atain dikerjakan oleh Malik. Meskipun yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah Shalat Hajat, namun esensinya sama dengan Shalat Isya’ yang dilakukan Malik.

Setelah shalat, Malik melihat Al Qur’an di atas rak bukunya. “Mengaji dulu ah, untuk terakhir kali,” kata Malik yang kemudian secara tak sengaja membuka Surat Ali Imran ayat 26.

”Katakanlah, ‘Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Seakan-akan Allah mengatakan kepada Malik: “Lik, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kata siapa rumahmu akan disita jika Allah mengamankannya? Kata siapa kau aka bercerai jika Allah menyatukan kalian? Kata siapa anakmu akan putus sekolah jika Allah memberi rezeki? Semua keputusan ada di tangan-Ku”

Namun Malik tetap belum percaya. Bagaimana mungkin uang 15 juta bisa ia dapatkan dalam hitungan jam. Bagaimana mungkin ia bisa kembali harmonis dengan istrinya jika jam 12 besuk ia harus bercerai di pengadilan.

Kemudian Malik meneruskan bacaannya. Ternyata artinya: ”Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki, tanpa batas.” (QS. Ali Imran : 27)

Malik masih ragu. Ia pun membuka lembaran mushaf yang lain dan membaca Surat Faathir ayat 2-3.

”Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yan dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah, maka tidak seorangpun yang sanggup melepaskannya sesudah itu. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepadamu dari langit dan bumi? Tidak ada Tuhan selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling?”

Setelah membaca ayat ini, Malik pun sadar. Ia memohon ampun kepada Allah karena telah berniat bunuh diri yang dosanya sangat besar. “Kalau semua urusan adalah kehendak Allah, saya tidak jadi bunuh diri deh,” kata Malik sambil menutup mushafnya.

Malik kemudian mematikan seluruh lampu rumahnya, kecuali kamarnya dan kamar anaknya. Ia ingin bermunajat kepada Allah. Yang ternyata, itu amal keempat dalam wasiat Nabi setelah berwudhu, shalat dan membaca Qur’an.

Malik berdoa dengan khusyu’ memohon kepada Allah agar rumahnya tidak jadi disita, tidak jadi cerai dengan istrinya dan anaknya bisa tetap sekolah. Malik mengiringi doanya dengan membaca asmaul husna yang dihafalnya: Ya Aziizu ya Hakiim, ya Ghafuru ya Rahiim.

Malik terus berdoa dan membaca asmaul husna hingga jam 1. Mata terasa ngantuk, tetapi Malik tidak menyerah. Ia pun berwudhu dan membaca Qur’an lagi. Kali ini ayat yang dibuka tepat tentang keutamaan taqwa dan tawakkal. Surat Ath Thalaq ayat 2-3.

”Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”

Selesai membaca ayat ini, Malik kembali berdoa. Namun, kali ini doanya berbeda dari doa sebelumnya. Ia benar-benar bertawakkal dalam doanya. “Ya Allah ... ampuniah dosaku. Jika besuk para rentenir itu datang, aku memasrahkan rumah ini. Aku telah menyerahkan semuanya kepadaMu ...”

Setelah bertawakkal, kini Malik mendapatkan petunjuk untuk melakukan amalan keenam yang diwasiatkan Nabi, yaitu wal yatashaddaq, bersedekahlah. Malik ingat bahwa yang akan disita dalah rumahnya saja, sedangkan isinya tidak. Maka ia pun berencana menyedekahkan isi rumah itu. Ia akan keluar dari rumah itu hanya membawa pakaian saja.

Adzan Subuh terdengar. Malik yang sebelumnya lama tidak ke masjid, kini pergi ke rumah Allah itu untuk shalat berjamaah.

Selesai shalat, dzikir dan doa, Malik tidak langsung pulang. Ia ingin terus menenangkan hatinya di masjid. Ia pun membaca surat Al Waqi’ah. Ia pernah mendengar, siapa yang membaca surat Al Waqi’ah akan dijauhkan dari kefakiran.

Tepat pukul 6 pagi, Malik keluar dari masjid. Begitu nyampai rumah, ia melihat sudah ada orang yang menunggunya. “keterlaluan si rentenir, janji datang jam 10, jam 6 sudah di sini,” kata Malik. Namun, ia tetap merasa tenang. Tak lupa ia membaca basmalah.

Ternyata tamu pagi-pagi ini bukan rentenir, melainkan teman lamanya. Singkat cerita, setelah saling sapa dan dibuatkan minum, sang teman menyampaikan maksud kedatangannya.

“Sebenarnya gue ada order Lik. Elu kan jago naksir alat-alat berat, bantu gue ya,” kata sang teman. Malik yang memang jago menaksir harga dimintanya untuk menemani ke luar kota yang mau mengadakan lelang alat berat.

“Maaf, nggak bisa. Gue lagi males,” jawab Malik.
“Aduh Lik, tolong dong. .. bisa rugi gue kalau elu nggak ikut”

Karena Malik tidak mau ikut temannya, ia pun iseng mengatakan, “Begini, deh. Kalau memang elu mau tetap ngajak gue juga, siapkan duit 50 juta cash di meja gue”

Perkiraan Malik, tidak mungkin temannya menyanggupi hal itu. Namun bagi Allah, semuanya bisa terjadi atas kehendakNya. Kun fayakun.

“Lik, kalau 50 juta mah nggak ada. Tapi kalau 25 juta ada, pagi ini cash pun gue siapin”

“Tolong diulang yang tadi,” kata Si Malik yang tersedak mendengar kesanggupan sang teman.

“Kalau 25 juta, bisa langsung gue siapin. Cash”

Alhamdulillah ... selesailah masalah pertama. Masalah utang 15 juta itu beres, bahkan ada sisa 10 juta. Tinggal dua masalah lagi. Istri dan anak.

Rupanya, ketika Malik berdoa di malam hari, anaknya yang bungsu tak bisa tidur, ia nangis terus. Orang tua dari istri Malik menyarankan agar si anak dipertemukan dengan Malik pagi-pagi. “Barangkali anakmu kangen bapaknya, ajaklah bertemu besuk pagi sebelum kalian bercerai.”

Setelah mendapatkan uang 25 juta tersebut, datanglah si istri ke rumah Malik sesuai saran orangtuanya. Malik tersenyum lebar menyambutnya. Si istri pun terheran-heran. Namun belum lagi hilang penasarannya, Malik segera memeluknya dan berkata:

“Alhamdulillah, Mah, kita selamat!”
“Selamat apa Bang?”

“Abang dapat duit, nih 25 juta. Mamah tahu kan rumah kita diincar rentenir gara-gara utang Abang 15 juta. Ini uang 15 juta nanti Mamah pegang, bayarkan ke rentenir biar nggak datang lagi selamanya. Katanya mau datang jam 10. Sisanya kita bagi dua. 5 juta buat ongkos Abang ke Riau, yang 5 juta Mamah pegang buat urusan anak-anak. Selama Abang di Riau, tolong jaga anak-anak ya”

“Iya Bang” entah mengapa tiba-tiba kata-kata itu yang keluar dari bibir istrinya. Istri yang tadinya bersikeras meminta cerai tiba-tiba lulu hatinya.

Permasalahan kedua pun selesai. Tinggal permasalahan ketiga, yaitu masalah SPP anak. Masalah ini justru yang paling ringan karena tunggakan SPP hanya 7 bulan, sebulannya Rp 50 ribu. Jadi totalnya hanya Rp 350 ribu. 

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Sumber Strawberry & Buku Kun Fayakun 2 karya Ustadz Yusuf Mansur

BUKTI KEBESARAN ALLAH PADA TULANG EKOR

Ketika kita wafat, maka kita akan dikebumikan dan setelah beberapa tahun tubuh kita akan menjadi tulang-belulang. Beberapa tahun kemudian tulang-belulang itupun akan hancur dan berubah menjadi semacam biji, dan di dalam biji tersebut, kita akan menemukan satu tulang yang sangat kecil disebut 'ajbudz dzanab (tulang ekor). Dari tulang inilah kita akan dibangkitkan oleh Allah azza wa jalla pada hari kiamat.

"Tiada bagian dari tubuh manusia kecuali akan hancur (dimakan tanah) kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor, darinya manusia dirakit kembali pada hari kiamat" ( HR. Al Bukhari, Nomor 4935 )

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Seluruh bagian tubuh anak Adam akan (hancur) dimakan tanah kecuali tulang ekor ('ajbudz dzanab), darinya tubuh diciptakan dan dengannya dirakit kembali." (Imam Muslim, Nomor 2955).

Belasan abad lamanya, hadits tersebut menjadi hal yang gaib yang tidak mungkin bisa dijelaskan dengan logika. Seiring berjalannya waktu beberapa penelitian ilmiah mampu menjelaskan kebenaran hadits tersebut dikemudian hari.

Seiring kemajuan tekhnologi, fungsi organ tersebut kian terkuak. Tulang ekor menyangga tulang-tulang di sekitar panggul dan merupakan titik pertemuan dari beberapa otot kecil. Tanpa tulang ini, manusia tidak akan bisa duduk nyaman.

Seorang Ilmuwan Jerman, Han Spemann, berhasil mendapatkan hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1935. Dalam penelitiannya ia dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor. Darinyalah makhluk hidup bermula. Dalam penelitiannya ia memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata, lalu mengimplantasikan ke dalam embrio Organizer atau pengorganisir pertama.

Pada saat sperma membuahi ovum (sel telur), maka pembentukan janin dimulai. Ketika ovum telah terbuahi (zigot), ia terbelah menjadi dua sel dan terus berkembang biak. Sehingga terbentuklah embryonic disk (lempengan embrio) yang memiliki dua lapisan.

Lapisan pertama, External Epiblast yang terdiri dari cytotrophoblasts , berfungsi menyuplai makanan embrio pada dinding uterus, dan menyalurkan nutrisi dari darah dan cairan kelenjar pada dinding uterus.

Sedangkan lapisan kedua, Internal Hypoblast yang telah ada sejak pembentukan janin pertama kalinya. Pada hari ke-15, lapisan sederhana muncul pada bagian belakang embrio dengan bagian belakang yang disebut primitive node (GUMPALAN SEDERHANA).

Dari sinilah beberapa unsur dan jaringan, seperti ectoderm, mesoderm, dan endoderm terbentuk.- Ectoderm, membentuk kulit dan sistem syaraf pusat.- Mesoderm, membentuk otot halus sistim digestive (pencernaan), otot skeletal (kerangka), sistem sirkulasi, jantung, tulang pada bagian kelamin, dan sistem urine (selain kandung kemih), jaringan subcutaneous, sistem limpa dan kulit luar.- Sedangkan, Endoderm, membentuk lapisan pada sistim digestive, sistem pernafasan, organ-organ yang berhubungan dengan sistem digestive (seperti hati dan pancreas), kandung kemih, kelenjar thyroid (gondok), dan saluran pendengaran. Gumpalan sederhana inilah yang mereka sebut sebagai TULANG EKOR

Pada penelitian lain, Han mencoba menghancurkan tulang ekor tersebut. Ia menumbuknya dan merebusnya dengan suhu panas yang tinggi dan dalam waktu yang lama. Setelah menjadi serpihan halus, ia mencoba mengimplantasikan bubuk tulang itu pada janin lain yang masih dalam tahap permulaan embrio. Hasilnya, tulang ekor itu tetap tumbuh dan membentuk janin sekunder pada guest body (organ tamu). Meskipun telah ditumbuk dan dipanaskan sedemikian rupa, tulang ini tidak 'hancur'.

Dr.Othman al Djilani dan Syaikh Abdul Majid juga melakukan penelitian serupa. Pada bulan Ramadhan 1423 H, mereka berdua memanggang tulang ekor dengan suhu tinggi selama sepuluh menit. Tulang pun berubah, menjadi hitam pekat. Kemudian, keduanya membawa tulang itu ke al Olaki Laboratory, Sana’a, Yaman, untuk dianalisis. Setelah diteliti oleh Dr. al Olaki, pfofesor bidang histology dan pathologi di Sana’a University, ditemukanlah bahwa sel-sel pada jaringan tulang ekor tidak terpengaruh. Bahkan sel-sel itu dapat bertahan walau dilakukan pembakaran lebih lama!!

Dari sinilah, balasan pada hari kiamat kelak tidak akan pernah tertukar. Dari tulang ekor inilah, manusia akan kembali dicipta, dan mereka akan diberi balasan sesuai dengan kadar amal-amal mereka.

Wallahu'alam

Maha suci Allah denga segala Kekuasaannya

وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِيَ خَلْقَهُ ۖ قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ

Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?" (Yâ- Sîn 78)

قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ

Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk" (Yâ- Sîn 79)

سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ ۗ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (Fushshilat 53).

.. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

Wassalamu'alaikum Wr. Wb


Sumber: Strawberry