Jumat, 14 Desember 2012

Wanita Itu Lemah Tapi Melemahkan

Ini adalah tempat yang indah di pagi hari dengan beralaskan puluhan kilometer rumput hijau yang indah. Beberapa bagian tak cukup tinggi sehingga kau bisa berbaring atau mengahdap ke angkasa dan menerka-nerka pesan awan. Sebagian lagi tumbuhlah rumput yang cukup tinggi dan kau bisa bersembunyi di dalamnya. Ketika kau telusuri jauh kedalam dan semakin jauh, yang ada di baliknya adalah sungai jernih yang mengalir deras namun tak menghanyutkan. Sungai yang cukup jernih untuk melihat ikan dan bebatuan indah di dalamnya....

Seberangilah sungai dan kau temukan gadis-gadis berkerudung merah yang menggoda. Mereka berpencar dan mencari tempat tersendiri. Ketika kau pandang satu gadis kau terpaksa memandang yang lainnya.




Kau cari mereka dan mereka telah hilang. Berpindah lagi di padang rumput yang lebih tinggi dan sepi. Kau mengejarnya....
Mula-mula kau memandangnya kagum seperti rumput-rumput dan awan-awan Tuhan.. Seperti kau kagumi sungai dan isi-isinya...

Namun... sekarang kau telah berubah... Dari iman yang tebal yang membuat kau mengucap pujian untuk Tuhan, kini berubah menjadi nafsu besar karena wanita itu terlalu menarik daripada keindahan yang lain...

Kau kejar... dan ketika rumput itu telah habis kau tak sadar. Awanpun telah berganti menjadi mendung dan kau juga tak sadar... Sungai-sungai itu kini kering dan kau tak sadar... Yang kau lihat hanyalah bayangan wanita berkerudung merah yang melambai-lambai dan perlahan semua kain itu terlepas dalam otakmu....

Duhai lelaki... berhati-hatilah... Karena wanita bisa mengubahmu sesaat itu juga...

Namun seorang wanita yang benar-beanr Alloh kirimkan nanti adalah seseorang yang akan mengubahmu menjadi lebih baik....